Langsung ke konten utama

Berusaha Menjadi Pengusaha

Pagi ini ada beberapa link yang meracuni mataku untuk kukunjungi, dari berbagai penjuru teman, salah satunya teman yang tak dikenal. Link tersebut berisi mengenai kiat-kiat menjadi pengusaha.

Memang sih, dari kecil sampe gedenya segini (emang gede phiel??) aku sama orang tua tidak pernah dididik menjadi seorang pengusaha. Dan memang, kebanyakan orang tua masih mendorong anaknnya menjadi pegawai ketimbang juragan, akibatnya mindset anaknya pun terpola untuk menjadi karyawan.

Aq suka tantangan. Apalagi jika tantangan tersebut sesuai dengan hobiku. contohnya dengan hal-hal yang berbau seni, ato kerajinan tangan. luv it!

Baru-baru ini banyak tawaran dari teman-teman untuk menjadi re-sellernya. Ada usaha kerupuk 3D, tas tangan cantik, ato tas kerja. aku ingin suatu saat, usaha apapun yang aq geluti, berujung dengan kesuksesan. paling ga, "luminthu" kalo org jawa bilang. ato terus berdatangan;istiqomah lah istilahnya :D

berikut akan aq bahas beberapa tips awal menjadi pengusaha :
*dikutip dari berbagai sumber

Pakai 3M-nya Aa' Gym 
(Mulai dari yang kecil, Mulai saat ini juga, Mulai dari  diri sendiri).Jangan memulai usaha dengan hutang. Usahakan gunakan tabungan atau investasi  yang ada dulu.      Jangan berpikir utk bisa mendapatkan kredit dari lembaga pembiayaan termasuk  bank bila usahanya belum jalan. Tidak ada yg mau memberi kredit utk mimpi Anda.       Perhitungkan resiko dan cashflownya, tapi jangan terlalu njelimet (rumit).  Mulai saja.      Jangan pertaruhkan semua milik Anda pada potensi bisnis. (don't put all your  egg in one basket).      Ingat, ada beda antara bisnis dengan potensi bisnis. Bila Anda punya cukup  uang, investasilah pada bisnis yg sudah jalan. Tp bila tidak, mulailah potensi  bisnis Anda dari yg nilainya kecil dahulu.      Perluas jaringan pertemanan atau networking. Terutama bertemanlah dg yg  sudah sukses agar bisa belajar dari pengalamannya.       Cari mentor yg bisa mengurangi resiko kegagalan Anda.      Yakin pada diri sendiri. Sukses adalah hak Anda! (ini dari Andrie Wongso yg  memberikan motivasi penutup seminar).   Dan ini tambahan dari saya: buka pikiran dan bersikaplah terbuka! Saya  melihat yg datang di seminar masih banyak yang sedakep (melipat tangan di dada)  saat bicara dengan orang lain atau mendengarkan materi sebagai tanda defensif.  Open mind akan mempercepat proses belajar Anda. Berkenalanlah dengan siapa  saja. Siapa tahu orang itu akan menjadi "orang" di masa depan.

ada lagi .. saya ambil dari tulisannya Nukman Luthfie

Pertama: Mulailah dari Satu.

Beberapa kali saya bertemu dengan calon pengusaha yang begitu bernafsu membuka beberapa bisnis sekaligus. Idenya terlalu banyak. Satu ide bisnis belum terwujud, sudah muncul ide lain. Ide lain belum dijalankan dengan benar, muncul lagi gagasan lainnya. Begitu seterusnya. Akibatnya, tidak ada satu pun ide bisnis yang dapat dieksekusi dengan baik. Semuanya terlantar, dan layu sebelum berkembang.

Enam tahun lalu saya hanya punya satu ide bisnis, ingin membangun perusahaan konsultan online terpandang di Indonesia. Tidak ada ide bisnis lain yang terlintas saat ini. Kalau pun ada yang muncul di awal perjalanan, saya bunuh sendiri atau saya tunda. Hasilnya, pada tahun keempat Virtual Consulting diakui sebagai konsultan online terpandang yang melayani perusahaan-perusahaan besar nasional maupun multinasional. Perusahaan juga memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang di masa depan.

Jangan berkaca kepada anak-anak konglomerat yang uangnya banyak dan jaringan bisnisnya luar biasa. Sejak lahir mereka sudah memiliki aset yang tidak dipunyai oleh calon-calon pengusaha lain yang relatif terbatas modal dan jaringannya. Saya dan juga pengusaha UKM lainnya, apa boleh buat, harus berjibaku, mencurahkan 100 persen tenaga dan pikiran untuk mensukseskan bisnis kita sendiri tanpa mengandalkan modal kekayaan dan jaringan yang sudah dibangun orang tua. Oleh karena itu, pilihan paling masuk akal untuk memulai adalah fokus pada satu bisnis.

Kedua, Risetlah Terlebih Dahulu.

Jangan termakan oleh semangat para pengusaha senior yang mengatakan: kalau mau bisnis ya mulai segera, nekat saja! Jangan. Di masa lalu, semangat semacam itu masih sah mengingat kompetisi bisnis masih relatif rendah. Saat ini kompetisi kian keras karena pemain semakin banyak. Untuk memperkecil risiko, lakukanlah riset terlebih dulu, seberapa besar potensi kita untuk berhasil dengan memperhatikan berbagai faktor seperti peluang pasar, dukungan sumber daya manusia, teknologi, dan modal.

Saya pun dulu melakukan riset kecil sebelum memulai. Saya membuka jasa konsultasi online untuk korporat tepat pada saat hancurnya bisnis dotcom dan hilangnya kepercayaan para investor dan perusahaan terhadap bisnis Internet pada tahun 2003. Saya tahu betul, banyak investor yang gagal di dunia maya, dan banyak perusahaan gagal mengadopsi Internet, sehingga membutuhkan konsultan yang dapat mengarahkan dan mendampinginya.

Ketiga, Kelilingi Diri Dengan Orang-orang Hebat.

Saya pernah mendengan kisah Mochtar Riyadi langsung dari mulut sang konglomerat yang membangun Lippo Group tersebut di sebuah acara. Ia menggunakan strategi, yang ia sebut sebagai startegi menunggang kuda. Kalau kita belum hebat, carilah kuda hebat untuk tunggangan. Sebelum sukses membangun kerajaan bisnis Lippo, Mochtar Riyadi terlebih dulu banting tulang membesarkan Bank BCA dengan dukungan Liem Sioe Liong, konglomerat nomor satu Indonesia di jaman Orde Baru. Dengan mendapat dukungan orang sekaliber itu, Bank BCA meraksasa. Ketika Mochtar Riady memutuskan membangun konglomerasi sendiri melalui Lippo Group, ia sudah tidak butuh kuda lagi, dan bisa membangun kerajaan bisnisnya merajalela dalam waktu cepat.

Ketika membangun Virtual Consulting, saya pun berusaha mendapatkan dukungan dari orang yang saya segani, sebagai pendorong dan penunjuk arah ketika saya kehilangan orientasi.

Selain itu, saya membangun tim yang saya anggap hebat, baik dari segi ilmu dan pengalamannya mupun dari daya tempurnya. Ada Meisia Chandra yang membantu melahirkan PortalHR.com yang kini menjadi Executive Director portal manajemen sumber daya manusia pertama di Indonesia tersebut. Ada Mohamad Rizza yang menguasai ilmu dan bisnis Direct Marketing. Ada Erick Wellem yang ahli di bidang IT. Ada Imam Suyono yang kemudian bergabung, bersama-sama membangun portal ekonomi bisnis syariah pertama di Indonesia: Niriah.com, dan melahirkan bisnis online lainnya. Ada Iim Fahima dan Adhitya yang membangun perusahaan konsultan online marketing communications, Virus Communications, yang kini sudah bergabung ke Virtual Consulting. Ada Valent Mustamin, sang Wordpress antusiast. Masih ada lain lainnya yang tidak bisa saya sebut satu per satu.

Dengan tiga resep dasar itulah saya memulai bisnis enam tahun lalu. Resep pertama dan kedua saya lakukan sekaligus. Sedangkan resep ketiga dilakukan secara bertahap. Karena keterbatasan modal, saya mulai sendiri, bekerja sendiri, kemudian membangun sebuah tim. Seiring dengan itu, terus menerus berusaha mencari dan bertemu dengan orang-orang yang hebat yang satu visi dan satu jiwa untuk memperkokoh jalannya perusahaan.

yak, sekian cuplikan2 dari 2 org pengusaha.
jangan cuma jadi karyawan saja. jangan pernah betah lama-lama jadi orang yang disuruh prens. Misalpun ada diantara kita yang jadi karyawan, sebesar apapun gajinya, dan setinggi apapun, jangan cuman bertumpu pada uang pemberian saja. tetep, berpikirlah untuk mendapatkan uang dari kegiatan lain, selagi mampu..

Dan penulis sedang mewujudkan diri menuju kemakmuran hidup tentunya :D
Dengan usaha.

Komentar

Posting Komentar

Tinggalkan komentar Anda, sopan, rapi, pake dasi #eh

Postingan populer dari blog ini

BNI ODP

hai hai.. sudah sebulan saya alhamdulillah ketrima di BNI 46 sebagai ODP, batch 88. Fyuhh.. tak kusangka, yang biasanya sehari-dua hari saya ketrima di tempat kerja baru, sekarang baru sebulan lebih dikit baru bisa posting blog. full man!! bener-bener time is money. ini pun karena saya lagi sakit, jadi agak ada waktu gitu deh :D

humm.. mo sedikit cerita nih, pinginnya sih mulai dari awal ketrima ODP sampai sekarang kegiatan, dll nya apa ajah, tapi semampuku yak critanya..
jadi alhamdulillah nih, tgl 10-12 maret kemaren saya diundang test di kanwil Semarang, trus alhamdulillahnya lanjut tes wawancara user dan akhirnya medcheck di Jogja saja.. kbetulan pas ketrima di DWC Jogja, jadi saya harus resign, huhu... pdhl di DWC enak bgt tuh kantornya :D thats okaay, i've got better
testnya itu yah..pertama administrasi jelas.. hanya org tertentu yang diundang, biasanya sih dari universitas negeri (mayoritas), atau swasta juga ada temen aku, namun dengan IPK yg menjulang. lalu panggilan per…

INFORMA, bikin gubuk jadi surga (Pengalaman Belanja di INFORMA)

Hai kawan
Saya ceritakan sedikit tentang kegiatan saya dan suami kalo lagi senggang ya..
Bulan Juli 2017, kami berdua iseng jalan-jalan tak terencana ke Jakarta, naik motor dari PondokGede. yang niatnya cuman ambil charger laptop di kantor suami, Gatot Subroto, lalu bengong abis itu ingin kemana.. tercetuslah tujuan awal, KOKAS!! (Kota Kasablanka)

Cuzlah naik motor kesana. dengan pantat yang udah kesemutan, kami jabani.
kami berdua memang hobi jalan. terlebih saya. semakin nyasar, semakin memicu adrenalin! haha *prinsip yg aneh --"

Sesampai disana kepikiran untuk ngisi rumah dengan barang-barang yang belum kami punya. dan ternyata setelah di list, semua belom punya. hahahhahaa.

Store pertama yang kami tuju adalaah... INFORMA!!
padahal di pikiran kami INFORMA itu mahal :( pastilah tak terbeli mengingat kocek kami pas-pasan. apalagi setelah lebaran abis buat keluarga, angpo, yang tau sendiri kaan porsi angpo buat orang-orang dan porsi kita adalah 9:1. hahaha
baiklah.. cekidot

PAS …

Ullen Sentalu, Menguak Misteri sang Putri dan Rajanya

"Bangun tidur langsung ngemil", itulah statusku malem ini. Ya! aq capek banget, siang tadi abis berkunjung ke museum yang terletak di Boyong, Kaliurang. Tak sempat makan ketiga. Perjalanan dari Kaliurang KM 5 kesana cukup lama, yakni memakan waktu sekitar 2 jam. Pertama, karena kami harus saling tunggu-menunggu teman yang ambil kamera, kedua, harus menunggu teman yang menambalkan bannya, karena dikabarkan bocor. dan mereka adalah orang yg sama ;p dan ketiga, karena harus menunggu kami, separo tim yang sedang ingin mencari durian dan akhirnya malah tertarik menonton pertunjukan tari "Dayakan". LOL!


Foto diambil dari blog orang ini

Ullen Sentalu namanya. Sama seperti judul kali ini. Museum unik yang kami kunjungi kali ini cukup tersembunyi letaknya. Aq yang sudah hampir 5 tahun berada di Jogja saja baru kali ini mengetahuinya. dengan tiket seharga Rp 15.000,- dikalikan 8 orang, kamipun masuk. Ya! selalu saja 1 orang tak bisa ikut. meraka adalah teman-teman KKN ku dulu.…